Info Saham

  
 saham.org    Forum     Ngobrol Yuk!     Contact Us   
Informasi tentang saham, jual-beli, bursa efek dan sebagainya.

saham.org

Berikan komentar di sebelah kanan.

dyah ika: mr jack memiliki dana Rp 100 milyar ingin dikembangkan selama 2thn melalui berbagai pilihan yg ada, apakah dlm bentuk tabungan , deposito berjangka,surat bergarha jangka pendek,saham,obligasi,atau sertifikat deposito(SBI).Bentuk investasi mana yg plg menguntungkan?Carilah datanya dan perhitungannya. nah menurut anda saya harus cari apanya dulu?
timmy: apakah saham itu
 
Press Release Center ¢ Sabtu, 7 Agustus 2010 | 15:31 WIB
PRESS RELEASE : Sabtu, 7 Agustus 2010

Hanson Garap  Pengadaan Tabung LPG Senilai Rp 15 Miliar

JAKARTA.  PT  Hanson Internasional Tbk (MYRX) melalui anak
perusahaannya  PT  Apinus Rama menggarap  pengadaan tabung  LGP  kg
sebanyak 126.435 unit atau senilai Rp 15 miliar, setelah memenangkan
tender proyek tersebut dari Pertamina.

“Kami menyambut baik kemenangan ini, karena secara otomatis bisa
mendongkrak kinerja perusahaan menjadi lebih baik dari
sebelum-sebelumnya,” kata Sali Soemadisastra, Direktur Hanson
International Tbk, di Jakarta, Sabtu (7/8).

Dia menjelaskan, pada bulan April 2010,  Pertamina telah mengadakan
pelelangan supply tabung LPG 3 kg + valve sebanyak 8 juta. Kemudian,
sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga No.
045./F00000/2010-S5 tanggal 05 Mei 2010 Tentang Keputusan Penetapan
Pemenang Pengadaan Tabung LPG 3 KG + Valve, PT  Apinus Rama
mendapatkan pekerjaan sejumlah 126.435 unit tabung LPG 3 kg + valve.

Menurut Sali, kemenangan tender senilai lebih dari Rp 15 miliar ini,
akan dipenuhi oleh perseroan pada kwartal ke tiga ini, dan hal ini
sesuai dengan rencana target kerja tahun 2010 perusahaan. Seperti
diketahui, PT Apinus Rama telah memiliki SNI 1452:2007 dan sertifikat
ISO 9001:2008, juga telah terdaftar menjadi rekanan/vendor PT 
Pertamina dengan Nomor Reg. 139793.

Sali menjelaskan, berbagai peristiwa yang terjadi beberapa bulan
belakangan ini telah mengakibatkan kekosongan suplai tabung gas di
pasar. Akibatnya, kekurangan pasokan tabung gas telah diisi oleh
tabung-tabung yang illegal yang tidak memiliki standarisasi yang
jelas. “Hal ini jelas sangat merugikan terutama konsumen. Pihak
Pertamina sendiri telah aktif turun tangan untuk “menyingkirkan”
keberadaan tabung-tabung illegal tersebut sambil memastikan penarikan
tabung-tabung yang sudah habis masa usia kegunaannya,” katanya.

Dia memprediksi, dalam waktu dekat akan terjadi lonjakan permintaan
pasokan tabung gas. Mengantisipasi hal tersebut, perseroan sudah
mempersiapkan berbagai hal untuk menangkap peluang yang baik ini.
“Apalagi dengan kapasitas produksi yang kami miliki, kami siap untuk
mengantisipasinya, tegas Sali. (***)

Mau komentar? Mau diskusi? Silakan tulis pesan: 
Nama:  
Website:  
Email:  
Nomor HP:  
Pesan:  
Nama tokoh wayang:  gatot
Beritahu teman-teman Anda:
Share on Facebook Share on Twitter


Copyright © 2014 saham   |   About   Privacy   Contact